WoW dotA Allstars

This is Description

Selasa, 22 Januari 2013

Mendeteksi Overheat pada laptop

Langkah-langkah Mendeteksi Overheating pada laptop :


1. Kipas pendingin yang tidak berfungsi optimal

   KIpas yang terpasang pada laptop berfungsi untuk menjaga sirkulasi udara guna 
   mempertahankan kondisi suhu didalam laptop agar selalu dingin.
 
   Beberapa faktor penyebabnya :
  
   a. Debu

   Seiring dengan lama pemakaian laptop, kondisi udara 
   ruangan yg secara kasat mata mengandung debu halus,
   tanpa disadari lama kelamaan akan membentuk
   gumpalan debu yang menyebabkan kurang optimalnya
   kerja kipas pendingin, akhirnya turut berimbas pada 
   terjadinya overheating pada laptop.

   b. Sirkulasi udara yang terganggu
 
   Laptop yang diletakan pada bantal, kasur, sofa atau
   bahan2 yg empuk sejenisnya yg akan mengikuti berat laptop bukan menahan beban
   laptopnya, kondisi ini dapat menyebabkan sirkulasi udara terhambat karena umumnya
   posisi kipas diletakan di bagian bawah serta disamping kiri atau dibelakang layar laptop.
   Gangguan terhadap sirkulasi udara ini bisa berakibat fatal yaitu terbakarnya processor &
   komponen di systemboard

   c. Kerusakan hardware

   Hal ini sangat jarang terjadi, namun untuk memastikannya cek apakah kipas berputar
   /berfungsi saat kondisi laptop panas, rasakan apakah kipas terasa menarik udara dan
   menghembuskan udara keluar, sebagai gambaran untuk seri compaq & HP umumnya kipas
   penarik di simpan di bagian bawah, sedang kipas yg mendorong udara keluar ada di bagian
   belakang.  
  
   SOLUSI :
   Anda bisa secara berkala membersihkannya sekitar 6 bulan/1 tahun sekali, bila masih
   bergaransi lebih baik minta bantuan ke service centernya.
   Bila kondisi suhu ruangan tidak mendukung, lebih aman bila menggunakan Cooling Fan
   terutama bila laptop digunakan dalam waktu yang cukup lama lebih dari 30 menit.

2. Baterai laptop yang selalu overcharge 

    Perawatan atas baterai kadang menjadi dilema tersendiri bagi pengguna laptop. Baterai
    yang dilepas membuat laptop rawan terhadap kerusakan jika terjadi konsleting arus listrik
    AC (input)
 
   Namun bila baterai selalu terpasang, kadang karena kelupaan malah sering terjadi
   overcharge. Kondisi baterai yang sering overcharge, selain mengakibatkan baterai nantinya
   jadi cepat nge-drop, turut juga menjadi pemicu timbulnya overheating pada laptop.

   SOLUSI :
   Selalu cek kondisi baterai saat sedang di charge, usahakan jangan sampai overcharge
   atau bila overcharge usahakan tidak terlalu lama.

   Utamakan untuk menggunakan UPS sebagai mengganti fungsi baterai, guna mencegah
   terjadinya overcharge pada baterai dan kerusakan akibat tidak adanya power back-up saat
   konsleting arus listrik AC.
  
3. Kerusakan pada Baterai Laptop

   Umumnya terjadi karena facory defect, terutama bila tidak 
   menggunakan baterai standarnya /seharusnya. Baterai
   yang di suntik atau berbeda merek umumnya menjadi
   penyebab terbesar kerusakan ini.  

4. Kerusakan pada System Board
  
   kerusakan pada System board / main board bisa terjadi
   karena factory defect atau juga merupakan kumulasi
   dari kerusakan komponen lain yang saling berkaitan antara
   factory defect dgn kesalahan penggunaan seperti baterai yg sering overcharge, kipas yg
   tidak berfungsi optimal, temperatur Harddisk yg tinggi dll.

Semoga sedikit memberi pencerahan

0 komentar:

Poskan Komentar